Tuesday, May 28, 2024

Sometimes (again) Silent is a Diamond

For me, keep silent is a diamond. Why? Because, for now, i don't know what to do.

Gua udah benar2 mentok dalam segala aspek. Gua bener2 hanya pengen diam.. Diam.. Diam.. Sekarang lebih banyak diam, bengong.

Apakah gua sebenarnya sudah siap untuk menjalani banyak peran dalam waktu yang bersamaan?

Jujur, gua ga tau. Gua hanya ingin diam diam diam.. Atau mungkin meninggal dalam diam 😢.

Nulis blogpun gua lebih banyak melihat kekosongan daripada serangkaian huruf untuk membentuk suatu kalimat.

Salah kah sikap gua memilih diam? Ah.. Hanya Allah yang tahu apakah sikap gua salah atau benar.. Dan biarlah Allah yang menuntun gua harus bagaimana.

Hukumlah gua sesuka kalian semua atas kesalahan yang menurut kalian semua fatal, dan kesalahan kalian ke gua juga fatal tetapi gua memilih diem ya sudahlah, yang penting kalian puas dan tenang nantinya ga tuntut gua di akhirat.

-Empty Soul-

May, 28th 2024

Tuesday, May 7, 2024

Cinta Di ujung Arsy - Menanti Sebuah Jawaban

"Sepenuhnya aku, ingin memelukmu, mendekap penuh harapan, tuk mencintaimu. Setulusnya aku, akan terus menunggu, menanti sebuah jawaban tuk memilikimu" -Menanti Sebuah Jawaban by Padi.

Musik ini terdengar dalam hening malam yang sunyi disekitar, diantara persimpangan yang sulit untuk dipilih antara masa depan dengan kewajiban. Tetapi hatiku memilih masa depanku, karena dia yang pada akhirnya akan menemaniku seumur hidup. Sedangkan kewajiban ku tidaklah lama, sampai mereka mendapatkan pasangannya masing-masing.

Tak terasa bertahun-tahun sudah aku berjuang sendiri dan saat aku menemukan kebahagiaanku, ternyata pemilik semesta masih harus menguji dan melihat sejauh mana aku berjuang untuk mendapatkan kebahagiaanku itu.

Menghadapi antara kewajiban dan masa depan yang terkadang keduanya sejalan, tetapi di lain hari tidak sejalan, hingga aku hanya bisa diam agar tidak kehilangan keduanya. Dan malam ini, masa depanku menyerah. Aku harus bagaimana? Tidak adakah kesempatan aku untuk merasakan bahagia ya Allah?
-------------------------------------------------------------------
"Tetaplah menjadi bintang di langit, agar cinta kita akan abadi, biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini, agar menjadi saksi cinta kita berdua." -Kasih Tak Sampai by Padi.

Jangan bangunkan aku dalam kebahagiaan ini, biarlah meski hanya mimpi dan angan sekalipun, karena aku menikmatinya bahagia dengan dia sang kebahagiaan itu. 

Terdengar egois kah? Iya aku ingin egois karena bertahun-tahun aku selalu mengalah kepada keadaan yang sebenarnya. Sudah lelah dan aku ingin menjemput kebahagiaanku sebelum nantinya dijemput oleh ajalku.

Semua memang tidak harus sesuai dengan kemauanku, tetapi aku tahu dia adalah kebahagiaanku, masa depanku, harapanku yang udah aku tunggu puluhan tahun. Aku ingin menangis bahagia bukan sakit lagi. Salahkah aku ya Allah jika berharap dia yang menjadi sumber kebahagiaanku??

Aku sungguh beruntung dan ga sia-sia menunggu dia puluhan tahun karena jarak kita yang cukup jauh, aku sungguh beruntung dia menjadi kebahagiaanku bukan dia yang beruntung mendapatkan aku.. aku sungguh beruntung.. itu saja..

Dan.. pada akhirnya.. aku akan tetap menunggu dia untuk memberikan jawaban apapun itu sekalipun duri tajam.. Lindungi dia selalu ya Allah.. terima kasih Engkau telah menciptakan makhluk seperti dia yang bikin aku kembali mendapatkan semangat hidup. 
-----------------------------------------------------------------
"Mohon Tuhan, untuk kali ini saja, beri aku kekuatan tuk menatap matanya. Mohon Tuhan, untuk kali ini saja, lancarkanlah hariku, hariku bersamanya. 

Kau tahu betapa aku lemah dihadapannya, kau tau berapa lama aku mendambanya." Hari Bersamanya -Sheila on 7-

Oni.. sayangku.. cintaku.. aku sayang kamu karena Allah dan aku mau tetap bersamamu selamanya :')

Bandung, 7 Mei 2024
00.00 WIB
-Seorang manusia yang mencintaimu tanpa syarat-